This is Akira Wisnu's Site

Showing posts with label akira wisnu. Show all posts
Showing posts with label akira wisnu. Show all posts

Monday, March 1, 2010

Lensa dan Nada bagian kedua

(sebelumnya)

Nama aslinya Thita Haningtyas, nama kerennya Thita, akrab di panggil di dunia jurnalis gosip sebagai “Thijah The Mighty Maid” (entah kenapa mighty maid, aku juga masih bingung, mungkin karena dia adalah pembantu dunia infotainment yang konon “Ruar” biasa hebat), dan oleh orang – orang terdekatnya dipanggil Momo. Dipanggil Momo pun ada sejarahnya, menurut yang empunya cerita sih, ini penggilan dari neneknya Thijah yang susah memanggil nama cucunya Thita, atau Itha. Karena gigi sang nenek sudah makin komplikasi, mudahnya dia memanggil sang cucu dengan “Momo”.


Hampir 2 jam ditunggu sang empunya cerita, namun tak kunjung kelihatan batang hidung perempuan usia setengah baya itu. Mungkin karena sibuk, atau mungkin karena disibukkan dengan urusan lainnya. Sungguh tak jelas apa yang dilakukan olehnya, yang pasti dia punya beragam agenda yang susah dijelaskan oleh logika bebas mahasiswa abad ini.

Bila kalian bertanya kapan kali pertama bertemu dengan Thijah, tentu akan kujawab. Berawal dari sekitar 7 bulan lalu. Saat itu bulan Agustus yang terik di kota hujan, Bogor.

Aku dan beberapa rekan BOE (Badan Otonom Ekonomika) serta Kanopi (Kajian Ekonomi Pembangunan Indonesia) FEUI tengah melakukan penelitian kecil dan observasi lingkungan di daerah Darmaga. Sebenarnya observasi ini hanyalah kedok belaka, sekedar topeng pancingan untuk menguak informasi yang jauh di belakangnya. Ada indikasi kasus penyalahgunaan wewenang CSR[1] dari PEMDA setempat, lewat observasi lingkungan kita berharap bisa mengorek sedikit informasi tentang dugaan kasus ini, semangat muda yang penuh idealisme, menguak kebenaran tentu adalah sebuah prestis tersendiri bagi kami.

Namun hampir 4 minggu berlalu, dilewati dengan terik dan gerimis. Rasa kantuk karena kurang tidur ditemani oleh penasaran tak berkesudahan. Letih sudah 4 mahasiswa di kota orang, namun kosong hanya di dapatkan. “Tak ada informasi satupun..” keluhku pelan dengan nada setengah harapan.

Sudah dekat batasan waktunya dengan waktu masuk kuliah kembali, seolah makin sempit menyeruak, makin kalut dan kecewa karena apa yang hendak kita kuak tak kunjung terpancing jua. Setengah jam lagi kawan, setengah jam lagi! Kita pasti berkemas kembali ke Depok, sudah tak tahan dengan dingin dan tak kuasa menahan rasa kecewa. Seolah gelora muda ini padam dan runtuh dalam semalam.

“Musnah di terkam air Bah!!” kutuk ku pelan.

“Darah muda, darahnya para remaja..ahahhahahak!! kenapa pikiranmu kusut, bocah?!”

Dahiku mengkerut, menyempitkan mata, menajamkan pandangan pada arah suara cempreng berjarak tak lebih dari 5 meter di sebelah kananku. Tetapi masih tak jelas.

“Hmmm...”, dia mendekat ke arah kami berempat, memutar singkat sambil mengamati kami. Seolah dia tahu apa maksud dan dari mana kami berasal, dia memperkenalkan dirinya.

“Thijah! Dalam dunia jurnalis mahasiswa dulu aku biasa dipanggil itu, kisanak!”

Aku terdiam, kedua sahabatku dari BOE, Jaseph dan Johen tampak sumringah. Layaknya anak domba yang bertemu dengan sang gembala kembali, atau seorang budak yang dibebaskan oleh majikannya..ah, mungkin terlalu berlebihan. Lebih seperti ikan bertemu dengan air, air muka dua “J” tampak berseri,

“Gelora muda mereka telah kembali!” sahut Sang empunya cerita, Thijah.

“Senior Thijah!!” sahut kedua “J” penuh semangat.

“Betul kisanak, seperti yang kuduga, dari badge kalian, aku tak salah lagi.. BOE generasi keberapa?”

“31 neng Ijah!!! Eh, betul kan Hen?!” jawab Jaseph, seraya menghitung kembali generasi keberapa mereka sambil dengan wajah ling – lung.

Dengan setengah terbahak, Johen memandang ke arah kita. Dia terbahak dengan lukisan wajah wakilnya Jaseph, sekaligus dia paham dengan kebingunganku dan Dara. Seolah bisa membaca pikiranku, dia melambai pelan ke arah kami berdua, lalu dia memperkenalkan siapa wanita paruh baya di depan kami. Sikapnya terlihat mencerminkan wanita di usianya, seperti sudah melalui asam dan garam.

“Dialah Thijah! Thijah, the Mighty Maid!! Legenda Reportase BOE!! Salah satu dari tiga pelopor..!”

Kami berdua terhenyak, nama itu tak asing di kampus kami. Melegenda bagai kisah si Malin dari tanah Padang, keramat dan tak bisa dipanggil sekenanya. Dan kini dia berdiri dengan tinggi tak sampai pundakku, megah membentangkan senyum khasnya dengan raut wajah penuh wibawa.

“Tak perlu sungkan, bocah! Aku sudah tahu apa niatan kalian, Cut sudah bercerita padaku, bercerita hampir semuanya. Jadi sebutkan sisanya padaku, dan akan kubantu kalian membabat mitos yang hendak kalian kuak, kisanak!” []



[1] Corporate Social Responsibility


http://akirawisnu.blogspot.com archives from darkside of me and akira wisnu


Friday, February 26, 2010

Pengumuman!!

Mulai hari ini akan ada beberapa link untuk Blog Akira Wisnu, Darkside of Me!!

http://akirawisnu.blogspot.com/ (yang resmi blogger.com)

http://akirawisnu.net.tc/ (net domain alternatif)

atau

http://akira-wisnu.co.cc/


untuk dot com akan menyusul seiring kenaikan posting, komentar, links, dan pengunjung :D

makasiiiii


keep on posting gan!

-akirawisnu-
Darkside of me!

n.b:

jangan lupa kunjungi juga

http://myconomy.blogspot.com/ untuk bertanya seputar ekonomi disekitar

Nirvana Semu

(sebelumnya)
Bagian I:



Kafetaria yang penuh dengan gumaman tak tentu, mungkin itulah penjelasan paling singkat untuk menggambarkan tempat ini. Sebuah tempat berkumpul bagi para jurnalis yang lelah atas jemunya dunia yang mereka rangkum, atau jenuh atas penolakan bak neraka dari sumber penghasilannya. Aroma di udara dipenuhi dengan peluh bercampur asap rokok, yang bila kau hirup sedikit saja kawan mungkin kau sudah pingsan dan tak sadar dimana kalian berada.


Suasana riuh menjadi langganan tetap kafe di jalanan lengang Margonda siang terik. Tak ada satupun yang aneh, dalam arti memang seperti ini sejak pertama kuinjakkan sepatu bututku di tempat ini. Tempatnya tak terlalu luas, dengan meja – kursi alakadarnya, begitu pula senyum yang alakadarnya dari pelayan tokonya yang tak bisa dibilang manis, bahkan jauh dari kata manis.
Kafe yang bernama “Nirvana”, atau dalam bahasa sanskerta disebut sebagai “Nirwa’Na”, sebuah tempat yang di artikan secara etimologi sebagai sorgawi yang kekal. Namun beda nama, beda pula suasana. Kafe ini tak mencerminkan surga bagiku, lebih mirip kandang bagi para burung kenari pembawa pesan, yang berkicau berisik satu sama lain, berbekal pengetahuan dari wawancara ataupun investigasi pelan mengintai dan membuat bising telinga jika kita dengar lebih dari 3 jam. Bisa pingsan! Bisa koit jika tak terbiasa!

Namun aku disini bukan berarti betah berlama – lama disini. Aku disini karena sebuah tugas yang menjengkelkan, digaris bawahi, “SEKEDAR TUGAS YANG MENJENGKELKAN!” (yang kadang memang susah digambarkan sebagai suatu hal yang rumit...terlalu rumit untuk dibuat senang)

Sebagai seorang jurnalis amatir berbekal ilmu jurnalistik di kampus, mengendus bau berita sifatnya sangat absurd. Konon katanya tempat berkumpulnya para kenari informasi seperti ini sangat efektif digunakan sebagai media pencari berita.
Bagai anjing yang mencari jejak buruannya, metode pencarian berita di tempat berkumpul seperti ini sudah terjadi sejak zaman pertengahan, atau bahkan jauh sebelum itu, namun itu bukan urusanku. Yang menjadi penting bagiku kini adalah sebuah informasi kecil yang belum bisa kuceritakan kawan, yang menurut kabar burung (belum tentu benar) dapat kita dapatkan dari seorang bekas wartawan infotainment 90’an, sang pelopor yang sungguh di luar dugaan, di masa matangnya justru memutuskan untuk keluar dan menyimpangkan sayap menjadi pemilik Kafe Nirvana. Dialah “Thijah”, sebagai nama pena dari sang mantan wartawan senior di dunia gosip.

Tuesday, February 23, 2010

Lensa dan Nada : Sebuah Prolog

Sebuah kamera kecil menggantung dalam tubuh handphone berwarna biru dongker, dengan kemampuan megapixel sewajarnya kelas menengah. Tersemat begitu rapi dalam kemasan yang kompleks.

Tak ada hal lain yang membuat benda ini menarik, segalanya begitu biasa di dalamnya, mulai dari komponen yang biasa, flash light seperti biasa, serta resolusi yang biasa saja, tak ada yang lebih- tak kurang. Namun taukah kawan, ada satu bagian yang spesial dari sebuah hal yang biasa dalam kamera handset kelas bawah ini, yang membuatku tak akan memberikan handset ini padamu walau kau tawar setinggi langit, ataupun sedalam laut baltik.

Yang membuat spesial bukan usia kameranya, bukan pula polarisasinya yang canggih, bahkan menurutku sangat biasa di banding handset modern jaman sekarang, tengok saja kamera ini, cuma tertera tulisan singkat 2 MegaPixel tanpa tambahan lensa Carl-Zeiss, atau tulisan autofocus. Namun dalam kesederhanaan itulah, bagiku dia sempurna, sudah sangat sempurna. Dia sempurna karena sudah memotret satu bagian terpenting dalam rongga hati ini, terekam jelas dalam noktah piksel – piksel rendah yang terpolarisasi satu sama lain, dan menjebak waktu dalam bentuk dua dimensi. Jebakan waktu yang telah menggambar dengan indah seseorang yang bernama Nada. []

Saturday, November 14, 2009

Miles Away!!



Ada yang pernah bilang, ada yang pernah hilang. Pertemuan membuahkan hasil sebuah perpisahan..apapun itu, sekedar sebagai sebuah jarak, atau sebuah lubang di hati..

yang pasti daripada terlarut lebih jauh, lebih kelam..hentikan semuanya..demi kebaikan semuanya..

I just woke up from a fuzzy dream
You never would believe the things that I have seen
I looked in the mirror and I saw your face
You looked right through me, you were miles away

All my dreams, they fade away
I’ll never be the same
If you could see me the way you see yourself
I can’t pretend to be someone else

Always love me more, miles away
I hear it in your voice, miles away
You’re not afraid to tell me, miles away
I guess we’re at our best, miles away
So far away, so far away

When no one is around then I have you here
I begin to see the picture, it becomes so clear
You always have the biggest heart
When we’re 6.000 miles apart

Too much of no sound
Uncomfortable silence can be so loud
Those three words are never enough
When it’s long distance love

Always love me more, miles away
I hear it in your voice, miles away
You’re not afraid to tell me, miles away
I guess we’re at our best, miles away
So far away, so far away,
so far away, so far away...


I’m alright
Don’t be sorry, but it’s true
When I’m gone, you realize
That I’m the best thing that happened to you


You always love me more, miles away
I hear it in your voice, miles away
You’re not afraid to tell me, miles away
I guess we’re at our best, miles away

You always love me more, miles away
I hear it in your voice, miles away
You’re not afraid to tell me, miles away
I guess we’re at our best, miles away
So far away, so far away, so far away, so far away
So far away, so far away, so far away, so far away

So far away, so far away...




-akirawisnufromhardcandy-

Saturday, October 24, 2009

PERCAYALAH KASIH:



i o u



Engkau datang saat bintang-bintang ramah tersenyum
Malampun terasa hangat, kurasakan ini didalam hati
Percayalah

Engkau datang saat diriku terhempas sendiri
Dalam belaian angin malam diriku bertanya dalam hati
Salahkah daku

Hadirlah kau saat diriku tak mampu berpikir
Senyummu membawa damai
Segala rasa gundah dihati
Menghilang pergi

Kisah antara dua manusia yang dilanda cinta
Tak mungkin selalu berada digaris bahagia

Tak terasa begitu cepat waktu berlalu
Buahkan cerita indah
Haruskah kuhancurkan
Mimpi-mimpi yang hampir menjelma nyata

Tak kusangka
Engkau yang biasanya diam pasrah
Ternyata mampu berkata :
"Pergilah kau pergi dari sisiku, lupakan aku"


MAAF KASIH:






Maaf kasih
Sudah terlalu lama kita saling dusta
Maaf kasih
Tak mungkin kubertahan, semoga kau mengerti

Tak ada yang harus disesali
Segala yang telah terjadi
Terkadang didalam hidup ini
Kau dibuai ilusi dan mimpi

Walau ku tak mau semua ini terjadi
Hatiku ternyata tak mampu
Memaksakan suatu perasaan diri
Yang terkadang bimbang dan ragu
Pintaku padamu semoga kau mengerti
Perasaan ini



-vina panduwinata - percayalah kasih-

-akirawisnu-

Sunday, September 20, 2009

Met hari Lebaran yaa..

Lebaran dah tiba guyss!!

btw met hari lebaran ya..lama gag posting nii!!

Sunday, August 23, 2009

Darkside of Me: Azazel, Seraphim, Medea, the next chapter!!

Sampai saat ini makasii buat semua yang baca blogku..

oia..sekarang Darkside of Me dah maw pindah chapter ni..

btw follow ya..

di..

Darkside of Me: Azazel, Seraphim, Medea

btw yang lama masih ada juga ko..tetep di update kawand..


-akirawisnu-

Friday, August 7, 2009

Sajak Pertemuan Mahasiswa - WS Rendra: Tulisan - tulisan rendra

matahari terbit pagi ini
mencium bau kencing orok di kaki langit
melihat kali coklat menjalar ke lautan
dan mendengar dengung di dalam hutan

lalu kini ia dua penggalah tingginya
dan ia menjadi saksi kita berkumpul disini
memeriksa keadaan

kita bertanya :
kenapa maksud baik tidak selalu berguna
kenapa maksud baik dan maksud baik bisa berlaga
orang berkata : "kami ada maksud baik"
dan kita bertanya : "maksud baik untuk siapa ?"

ya !
ada yang jaya, ada yang terhina
ada yang bersenjata, ada yang terluka
ada yang duduk, ada yang diduduki
ada yang berlimpah, ada yang terkuras
dan kita disini bertanya :
"maksud baik saudara untuk siapa ?
saudara berdiri di pihak yang mana ?"

kenapa maksud baik dilakukan
tetapi makin banyak petani kehilangan tanahnya
tanah - tanah di gunung telah dimiliki orang - orang kota
perkebunan yang luas
hanya menguntungkan segolongan kecil saja
alat - alat kemajuan yang diimpor
tidak cocok untuk petani yang sempit tanahnya

tentu, kita bertanya :
"lantas maksud baik saudara untuk siapa ?"
sekarang matahari semakin tinggi
lalu akan bertahta juga di atas puncak kepala
dan di dalam udara yang panas kita juga bertanya :
kita ini dididik untuk memihak yang mana ?
ilmu - ilmu diajarkan disini
akan menjadi alat pembebasan
ataukah alat penindasan ?

sebentar lagi matahari akan tenggelam
malam akan tiba
cicak - cicak berbunyi di tembok
dan rembulan berlayar
tetapi pertanyaan kita tidak akan mereda
akan hidup di dalam mimpi
akan tumbuh di kebon belakang

dan esok hari
matahari akan terbit kembali
sementara hari baru menjelma
pertanyaan - pertanyaan kita menjadi hutan
atau masuk ke sungai
menjadi ombak di samodra

di bawah matahari ini kita bertanya :
ada yang menangis, ada yang mendera
ada yang habis, ada yang mengikis
dan maksud baik kita
berdiri di pihak yang mana !

RENDRA
( jakarta, 1 desember 1977 )

rewritten by akirawisnu
a tribute to Rendra..
a Poet for us

Thursday, August 6, 2009

Cintaku tertinggal di Malaysia (eh, OPK) by Dewa 19

Denger lagu ini pada awalnya berasa biasa aja,
namun setelah didengerin lagi berasa banget ada persamaan ma kisah hidup yang ku alami..

ketika kita bimbang, dan kita mencoba bertumbuh dan maju dengan perasaan bimbang..

kalau di lagu ini, sang lelaki bimbang antara cintanya dengan seorang gadis malaysia, atau kekasihnya di jakarta..

(kalau aku cintaku tertinggal di OPK gan!!)



Dewa 19 – Cintaku Tertinggal Di Malaysia

Tak pernah ku sangka
Jauh dari kamu
Membuat aku menderita
Sejak pertama bertemu denganmu
Di negara mu yang indah

Aku di sini mengenang kamu
Meski aku tak lagi sendiri
Ku mulai fikir tuk tinggalkan
Kekasihku di Jakarta

@ Duhai kekasihku
Cintaku tertinggal di Malaysia
Haruskah ku kembali untuk bersamamu
Duhai kekasihku
Haruskah ku tinggalkan semuanya yang ku miliki
Untuk hidup bersamamu

Mungkinkah kamu cinta terakhirku
Mungkinkah kamu cinta matiku
Ku mulai berfikir untuk tinggalkan
Kekasihku di Jakarta

Repeat @

Untuk ku serahkan hidupku
Untuk ku serahkan matiku

Berilah aku satu
Keyakinan untuk..
Kekuatan untuk..
Kesungguhan untuk..
Bisa tinggalkan semua untukmu..

download this song

-akirawisnu-
789 - 2.11.20

"Satu Duka, untuk Rendra, Seorang pujangga tanpa nama.."

WS Rendra Meninggal Di RS Mitra Keluarga Depok

Penyair WS Rendra meninggal dunia. Rendra meninggal di Rumah Sakit Mitra Keluarga Depok pukul 22.00 WIB.

"Meninggal di RS Mitra Keluarga Depok, pukul 22.00 WIB," kata salah satu sahabat Rendra, Edi Haryono saat dihubungi detikcom, Kamis (6/8/2009).

Edi belum mengetahui secara pasti penyebab kematian Rendra. Informasi ini didapat Edi dari salah satu asisten Rendra.

"Dikabarin asistennya begitu meninggal 10 menit kemudian," kata Edi.

Penyair bersuara serak ini sebelumnya dirawat di Rumah Sakit Mitra Keluarga, Kelapa Gading. Rendra masuk rumah sakit akibat jantung koroner yang dia alami.

Sebelumnya pria kelahiran Solo tahun 1935 itu sempat dirawat di RS Cinere sejak Kamis, 25 Juni. Namun karena kondisinya tidak membaik, Rendra lantas dirujuk ke RS Harapan Kita, lalu dirujuk lagi ke RS Mitra Keluarga.

sumber:
kaskus.us

sumber lain: detik.com
-------------------------------------------------------------------------------------------
Duka tuk Pujangga..

Sungguh,
setelah duka menimpa
Indonesia harusnya menangis,
setidaknya kehilangan

Disini kuberdoa untukmu
seperti untuk Kahlil,
ataupun Chairil..

Semoga pujangga menjadi kisah
sekaligus cerita
cintaku tertinggal...
dalam tiap karyamu..

sajak mengisahkan
asa dan perpisahan

awal pasti ada akhir..

-akirawisnu-
7-8-9 1:55:54

Wednesday, August 5, 2009

Karawang - Bekasi, Chairil Anwar

Karawang Bekasi Oleh: Chairil Anwar
1948

Kami yang kini terbaring antara Karawang-Bekasi
Tidak bisa teriak "Merdeka" dan angkat senjata lagi
Tapi siapakah yang tidak lagi mendengar deru kami
Terbayang kami maju dan berdegap hati?

Kami bicara padamu dalam hening di malam sepi
Jika dada rasa hampa dan jam dinding yang berdetak
Kami mati muda. Yang tinggal tulang diliputi debu
Kenang, kenanglah kami

Kami sudah coba apa yang kami bisa
Tapi kerja belum selesai, belum apa-apa
Kami sudah beri kami punya jiwa
Kerja belum selesai, belum bisa memperhitungkan arti 4-5 ribu jiwa
Kami cuma tulang-tulang berserakan
Tapi adalah kepunyaanmu

Kaulah lagi yang tentukan nilai tulang-tulang berserakan
Ataukah jiwa kami melayang untuk kemerdekaan, kemenangan dan harapan
Atau tidak untuk apa-apa

Kami tidak tahu, kami tidak bisa lagi berkata
Kami bicara padamu dalam hening di malam sepi
Jika dada rasa hampa dan jam dinding yang berdetak
Kenang-kenanglah kami

Menjaga Bung Karno
Menjaga Bung Hatta
Menjaga Bung Syahrir..

Kami sekarang mayat
Berilah kami arti
Berjagalah terus di garis batas pernyataan dan impian
Kenang-kenanglah kami
Yang tinggal tulang-tulang diliputi debu
Beribu kami terbaring antara Karawang-Bekasi

Chairil Anwar, 1948
Akira wisnu, 2009 rewritted

Monday, August 3, 2009

7th Economix FEUI: Reinforce Asia's Potential to Lead the World Trade Leader

Kajian Ekonomi dan Pembangunan Indonesia FEUI proudly present :
ECONOMIX ESSAY COMPETITION
" Reinforce Asia's Potential to Lead the World Trade "
win total prize worth $1000

Important date : submit before 13th september 2009

Further info click http://www.economix-feui.co.cc/





or contact : donny 081396166916
wisnu: 085645663114

-this is for FISIP, LAW, and Economics Students

Sunday, August 2, 2009

"Senyumannya Mengubah Duniaku"

Masa SMA, masa yang indah..kala itu adalah masa suka duka, yang jauh berbeda. Masa itu kita masih berseragam lengkap dengan aturan yang mengekang. Entah itu rambut, sepatu, ataupun ukuran celana kita yang berseragam.

Kala itu cinta dan hina datang pula, mendewasakan kita pelan perlahan. Sama seperti kalian, sama sepertiku pula.
Kukisahkan kisahku, saat kupertamakali jatuh hati pada seorang gadis, dengan puisi pertamaku tuk dia..

Senyum itu telah meluluhkan hatiku
Yang tengah dibekukan oleh api kesunyian,
menghangatkan sendi - sendi ngiluku yang penat

Melihat bau harum tubuhmu
Mendengar elok parasmu
Menyentuh nada suaramu
Memandang pipi manismu

yang elok bagai gemerlap anggun senja

Hari - hariku indah bersemi
Mekarkan naungan jiwaku yang cantik
Melayangkan empatiku sampai langit ketujuh!

Kaleido suka yang menusuk jantung sukmaku
Membunuh rasa piluku
Entah ambiguitas rasa menyibak paradoks romansa
Romansa yang membutakan asaku

Senyum itu hangat!
Layaknya singgasana surga
Indah nirwana hati

Anganku melayang tinggi! Kapan pipi cantikmu kan hilang dari anganku...
..yang kosong, dan beku!!!

Wednesday, July 29, 2009

Hacking yang tersusah..

"Asiik!! Bisa fb-an 24 jam di kampus!!!" jeritku keras - keras jam 00.34 di Teknik hari itu.

Setelah hampir dua hari bertanya pada mbah Google (sesepuh WWW, tahu ga..Warung Wawan Wenak!! bukan dink..world wide web, eh kebalik..yawdalah ya), akhirnya nemuin juga teknik super rahasia yang bisa ngebikin mahasiwa ngekos tukang ngenet macem 'gw' bisa 24 jejaring sosial yang dikutuk ma kampus (cuma bisa dibuka jam 12 - 13 dan jam 16 - 08 pagi).

Teknik rahasia ini disebut 'Hack Tunneling', klo digambarkan kaya kita lihat inul daratista (ngebor ampe dibikin tunne...ahahha..garing tenan)

yah, ini bukan hal baru lagi, namun gw pengin ngebagi info aja ma kamu smua,

sebelumnya pake cara konvensional:
-buka ninjaporxy buat masuk situs di blok ma kampus (ninjaproxy)
-masukin URL , misal : http://www.facebook.com di bagian paling bawah mbah ninja
-lalu masuk de..and kata mas saykojigor..'ONLINE'

TAPI CARA INI KUNO, DAN PARAHNYA GA BISA KOME ATO UPDATE STATUS..PAYAH GA???!!

nah, untung dapet cara baru..intinya saya bertapa gan!!
JRENG!! dapet ilham..(nama asdos gw yg k amrik)

namanya tunneling!!
ni nama software nya..

http-tunneling verse 4.4

uda de..

coba googling, dan WALA!! SIMSALABIM!! kalian bisa 24 jam tanpa kena firewall proxy kampus / kerja..

dijamin mangstab..(ni info ga buat kasi tahu caranya tapi..maaf ya, uda gw kasih clue tu)

tapi ini bukan intinya gan!!

setelah itu gw telpon temen gw, inisial A-U-L, eh..dia bilang..
"Yaelah..tar ajarin gw de, Nu..."
gw bales, "OK!! santai!!! buat lo apa yang kagak.."
"Eh Nu, ahhahak..lo kan bisa hack..??!!"
"Ya...mmmm..maybe..sejenis itu.." bales gw lagi

"Nah, yang jahat itu crakcker apa hacker??" tanya A-U-L
"Obvious!! Ya jelas Cracker lah..biskuit gt.."timpa gw sambil ngakak garing...

"AAAAAahhahahahhahahaak..."sontak okunum A-U-L ketawa ngakak..
"?? (><)" ????kenape??"
"Kagak..lo bisahack proxy kampus..hack kaspersky..tapi..."
"Tapi APA?? nada gw kenceng penasaran

.................................................................kriiiiik...kriiiikk..........................
dia diem..diemmm..dieeeeeem...

(5 menitr kemudian)

"...oaahmm..maap gw ktiduran tadi.."
GLODAK!!!
"ahahahkk..kagak gt Nu, lo telpon jam 2pagi gt..ga waras lo..insom lo ya??!!"
gw bales ringan, "IYE..mau..mau...mau??!!"

"Nah..lo bisa hack komputer, tapi sayang.."
"????" (wisnu)
"LO GA BISA NGE-HACK HATI WANITA ITU...AHAHAHHAHAHAHAKKKK...PAYAAAH!! CUPUUU!!!" (>o<)devil!!





gw tutp telponnya langsung.wkkwkwkwk

parah!!

-----------------------------------------------------------------------------------------

yawda..tutup buku..trs jam 9 pagi gw online facebook..
gw lihat di status orang berinisial N-O-V-I:

(nama2nya gw rahasiakan..biar oknum bersangkutan ga pa2)
W: Wijoyo

btw td q mandi+solat, jd g liat chat ym-mu noph.maap2..

btw ANNOUNCEMENT!!

facebook dan frienster bisa saya bobol dari proxy kampus..g usah nunggu jam 12 siang... Read More

g usah nunggu jam 4 sore!! all the time!!

n.b: buat mas admin rektorat..maaf ya..im the winner!! ehhehe

-akiraiwisnu- the crackerjack..mau?mau?mau?

R Agna: Ckck tumben shalat om..hahaha
Beh manteb dah jd haker,bobol hati org dunk skrg..hahaha peace..

bobol hati orang??

sampah!!wkkwwk

gw lagi2 demot

dan segera gw k kampus..dengan har=ti menderita..

T-T

Monday, November 10, 2008

adakah? akankah? kapankah!

akankah waktu memisahkan tiap butiran embun,
dalam tiap rajutan laba -laba fajar

akankah kenangan hanya sekedar lantunan melodi,
yang menitikkan nila dalam lautan kisah?

apakah akhir selalu menjadi penutup,
dalam kidung cerita masa muda kita??

adakah sebenarnya masa yang tersulam sutra,
yang tak terbatas dan kekal dalam memori..

kapankah waktu itu tiba,
dan kapankah akhir itu menjadi sonata penutup

sedemikian singkatkah suka?
sedemikian cepatkah luka?
sedemikian pekatkah penat?
dan sedemikian gelapkah hidup ini??

kumakin tak tahu..

kumakin terbelenggu…

dan apakah harus seperti ini??

maaf klo q ngomong ni, , yg pasti foto yg q pajang d fs ini bkn brarti g bermakna apapun…

walaupun berat, akankah akhir menjadi melodi hitam panjang yang membuahkan buah kuldi..memisahkan satu sama lain, hidup dalam bayangan hitam,gelap menempuh jalan..

kalian cahaya - cahaya dalamhidupku..lilin jiwa, dan kusayang kalian semua..

kutakingin lepas…)

-akirawisnu-

Tuesday, September 16, 2008

Dan Brown VS Kahlil gibran

Untuk sekadar isenk nulis aja, omong - omong soal Dan Brown ma Kahlil ni. Asal kalian semua tahu aja, Q tu bener - bener seneng gaya bahasa dan cara nulis plot cerita kedua penulis ini.

Keduanya bener - bener hebat, bedanya Kahlil lebih ke cerita kasih, romansa, cinta dan seni prosa menjebak pikiran dengan perasaan pedih.

Kahlil Gibran:

Karya terkenal:
Sayap -sayap patah
Kematian Cinta
Mistikus Cinta
dll



Kahlil besar dari kehidupan yang cukup bersahaja di padang rumput pegunungan di daerah Palestina, terinspirasi oleh awan dan angin gembala. Sedih akan kasih, terikat oleh duka, mengais ratapan dukanya dalam hidup.

Karya Kahlil lebih bersifat mistika, kariernya makin meloncat tatkala kahlil berpindah ke Prancis, dan menghabiskan hidupnya di Amerika(New York).

Dan Brown:

Termasuk kategori penulis fiksi ilmiah, beda dengan kahlil yang romansa seninya lebih menonjol. Brown lebih suka dengan misteri fiksi ilmiah dipadukan dengan ketegangan dan penguatan karakter dari masing - masing tokohnya dengan detail.

Secara umum Dan Brown mengisahkan hampir sama dalam tiap karya besarnya, beda dengan Kahlil yang punya esensi berbeda tiap karyanya. Tapi hampir dari tiap karya Brown menarik untuk disimak, penuh intrik, isu sosial politik, energi kontradiksi, dan fiksi teorema yang sungguh menawan.

Karya besar Brown antara lain :
1. Angels and Demon
2. Da Vinci Code
3. Deception Point
4. Digital Fortress


Intinya sich, baik Brown maupun Kahlil pantas untuk disandang gelar Master of Art di seni tulis masing - masing. Dan terus terang saya cukup kagum dengan gaya tulisan mereka, jauh dari gaya tulisan saya yang tak bermakna.

-akirawisnu-

Tuesday, July 8, 2008

Senyum di pagi Itu

Senyum di pagi itu Monday, 07 05 2007

Senyum itu telah meluluhkan hatiku

Yang tengah dibekukan oleh api kesunyian,
menghangatkan sendi - sendi ngiluku yang penat!

Melihat bau harum tubuhmu
Mendengar elok parasmu
Menyentuh nada suaramu
Memandang pipi manismu,
yang elok bagai gemerlap anggun senja....

Hari - hariku indah bersemi!
Mekarkan naungan jiwaku yang cantik
Melayangkan empatiku sampai langit ke tujuh!
Kaleido suka yang menusuk jantung sukmaku

Membunuh rasa piluku

Entah ambiguitas rasa menyibak paradoks rasa
Romansa yang membutakan asaku
Senyum itu hangat!

Layaknya singgasana surgaIndah nirwana hati
Anganku melayang tinggi!


Kapan pipi cantikmu kan hilang dari anganku........yang kosong dan beku!!!!

Edited by : Akira Wisnu akirawisnu.blogspot.com